Percetakan Bisnis semua Orang

Percaya gak sih jika percetakan adalah bisnis kita semua, baik bagi anda yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja. yang sudah bekerja, terbukti beberapa orang yang sering datang ke tendigraphia menjadikan bisnis percetakan sebagai usaha sampingan, tapi dengan hasil yang mengejutkan. pernah salah satu karyawan di sebuah perusahaan nasional yang buka cabang di tasik, mendapatkan keuntungan dari hanya satu order cetakan dengan hasil melebihi gaji satu bulannya. Jika selama satu bulan di mendapatkan gaji sebesar 2juta, maka dalam satu order dia bisa mendapatkan lebih dari itu. itu satu order saja, ini pengalaman nyata. tapi tetap saya sarankan jangan keluar dari perusahaan tempatnya bekerja, karena dari sanalah jalan mendapatkan order.


Sebenarnya darimana keuntungan tersebut didapat, bukankah itu berarti memarkup harga atau memanipulasi harga, karena kok bisa harga dari percetakan bisa ada selisih sampai melebihi UMR.
Perlu kami jelaskan, bahwa di percetakan itu harga termasuk paling komplek bila dibandingkan dengan bisnis lainnya, coba saja perhatikan. pernah kejadian, ada sebuah proyek pemerintah senilai 100juta untuk pengadaan percetakan, ternyata jika di hitung harga produksinya itu tak lebih dari 14jutaan, harga jual umum sekitar 28jutaan dan jika saja di markup hingga 50juta, tetap jauh dari pagu anggaran. nah kenapa bisa ada selisih begitu besar seperti ini.

jawabannya : karena di bisnis percetakan, harga jual di tentukan oleh posisi percetakan sebagai apa, ada 3 aturan model harga :
  1. Ongkos cetak/maklun, 
  2. Maklun plus 
  3. Harga standar
mari kita coba terapkan kepada satu rim cetak brosur, kita masukan berbagai variabel sesuai dengan 3 model pengaturan diatas, maka akan di dapatkan harga jual brosur 1 rim sbb :
  1. untuk model 1, maka harga jual brosur 1 rim menjadi 520.000
  2. untuk medel 2, maka harga jual brosur 1 rim menjadi 650.000
  3. untuk model 3, maka harga jual brosur 1 rim menjadi 800.000
Nah, harga jual 1 rim brosur berbeda dari setiap percetakan, tergantung percetakan tersebut ada posisi mana, jika dia ada di posisi 1, maka dengan menjual sebesar Rp. 520.000 saja tentu sudah dapat keuntungan yang memadai, apalagi jika posisi satu kemudian bisa menjual sebagai posisi 3, maka keuntungan tentu saja berlipat. Nah posisi 3 ini yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang untuk dapat berbisnis percetakan.

Dan jangan heran bagi anda para konsumen, jika terdapat perbedaan yang sungguh besar akan sebuah harga produk cetakan dari percetakan satu dengan yang lainnya, karena bisa saja saling melewati quadran tersebut.
kami menamakan ini diagram segitiga percetakan. 

Akhirnya! Rahasia Bagaimana MENCETAK OMZET MILYARAN RUPIAH per Bulan akan dibongkar secara blak-blakan